AIO LENOVO IdeaCentre 3 24IAP7 F0GH00SXID i7 13620H 8GB 512GB MX550

WIKA Mencapai Kesepakatan Restrukturisasi Utang dengan 4 Lembaga Keuangan

0 Comments

RedaksiBali.comPT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) telah mencapai kesepakatan Master Restructuring Agreement (MRA) dengan empat lembaga keuangan pada bulan Februari 2024. Kesepakatan ini merupakan kelanjutan dari kesepakatan sebelumnya dengan sebelas lembaga keuangan pada bulan Januari 2024.

Nilai restrukturisasi utang yang berhasil diselesaikan mencapai Rp 20,79 triliun, setara dengan 100% dari total utang yang direstrukturisasi. Menurut Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito, kesepakatan ini menunjukkan tingkat kepercayaan yang tinggi dari lembaga keuangan terhadap PT Wijaya Karya. Mereka yakin akan nilai dan manfaat yang dapat diberikan oleh perusahaan.

baca juga ….

Penyebab dan Dampak Pelemahan Nilai Tukar Rupiah yang Anjlok Hampir Rp16.000 per dolar AS

Kenaikan PPN dan Dampaknya terhadap Ekonomi RI

Laba Bersih BREN Meningkat 17,9% YoY pada 2023: Analisis Kinerja dan Proyeksi 2024

Usulan PMN Rp44,24 Triliun untuk 16 BUMN pada Tahun 2025: Daftar Lengkap dan Rinciannya

Kesepakatan MRA ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan untuk meningkatkan kesehatan perusahaan. WIKA juga menegaskan komitmennya dalam memenuhi pembayaran kupon jatuh tempo Obligasi dan Sukuk tepat waktu. Pada 3 Maret 2024, perusahaan berhasil merealisasikan pembayaran bunga jatuh tempo Obligasi dan Sukuk Mudharabah PUB I Tahap II Tahun 2021 sebesar Rp 69,6 miliar. Hal ini mencerminkan konsistensi WIKA dalam memenuhi komitmen kepada pemegang Obligasi dan Sukuk.

Agung juga menambahkan bahwa langkah-langkah untuk menyehatkan perusahaan akan dilakukan seiring dengan penyelesaian proyek-proyek yang diberikan kepada WIKA. Dukungan dari berbagai pihak sangat penting dalam memastikan bahwa semua rencana tersebut dapat terlaksana dengan baik.

Dengan kesepakatan restrukturisasi ini, WIKA dapat melangkah lebih mantap dalam menjalankan operasinya dan memberikan kontribusi yang lebih besar dalam pembangunan infrastruktur nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts